Minggu, 28 Maret 2021

Pertemuan 1 : Pengantar Web Science

Pertemuan 1 : Pengantar Web Science


NAMA: ARDHI RAMADHANI
NPM : 50419978
KELAS : 2IA14
MATKUL:Pengantar Web Science #

I. Apa yang anda ketahui tentang web Science dan berikan contohnya?

Web Science adalah kajian sistem sosio-teknis berskala besar seperti WWW. Bidang ini mempelajari hubungan antara manusia dan teknologi, bagaimana masyarakat dan teknologi berkembang bersama, serta dampak hubungan ini terhadap masyarakat yang lebih luas. Web Science adalah ilmu yang mempelajari tentang efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah web, agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada banyak bidang di dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam web science kita belajar bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi praktis. Dengan tampilan web yang menarik dan abtraktik agar memunculkan minat orang banyak untuk membaca web tersebut.Contoh-contoh nyata yang sudah diterapkan dapat dilihat pada bidang komersil atau bidang ekonomi, bidang sosial dan bidang pendidikan.

Web Science mengacu pada studi tentang "sistem informasi terdesentralisasi" (yang tidak berarti secara eksklusif WWW meskipun ini adalah contoh yang paling jelas sekarang) dan juga menjelaskan bahwa anda telah melihat data yang berpindah antar aplikasi pada ponsel atau data antara objek fisik berjaringan dan bukan laman di browser HTML tradisional, ini mungkin masih berupa Web Science.

Web Science memiliki agenda ambisius: untuk memfokuskan kekuatan analitis para peneliti dari berbagai disiplin ilmu seperti matematika, sosiologi, ekonomi, psikologi, hukum dan ilmu komputer untuk memahami dan menjelaskan Web.

Contoh Web Science : 

https://www.tutorialspoint.com/ dan https://www.dicoding.com/academies/list










II. Jelaskan tentang sejarah web science?

Penemu situs web adalah Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee, sedangkan situs web yang tersambung dengan jaringan pertamakali muncul pada tahun 1991.

Pada bulan Maret 1989, Tim memaparkan visinya tentang apa yang akan menjadi web dalam sebuah dokumen yang disebut "Manajemen Informasi: Sebuah Proposal". Proposal Tim tidak langsung diterima. Bahkan, atasannya saat itu, Mike Sendall, mencatat kata-kata "Vague but exciting(Artinya : Tidak jelas tapi mengasyikkan)" di sampulnya. Web tidak pernah menjadi proyek CERN resmi, tetapi Mike berhasil memberi Tim waktu untuk mengerjakannya pada bulan September 1990. Dia mulai bekerja menggunakan komputer NeXT, salah satu produk awal Steve Jobs .

Pada bulan Oktober 1990, Tim telah menulis tiga teknologi dasar yang tetap menjadi fondasi web saat ini (dan yang mungkin telah Anda lihat dan muncul di beberapa bagian browser web anda):

  • HTML: Bahasa Markup Hiperteks. Bahasa markup (pemformatan) untuk web.
  • URI: Uniform Resource Identifier. Semacam "alamat" yang unik dan digunakan untuk mengidentifikasi setiap sumber daya di web. Ini juga biasa disebut URL.
  • HTTP: Protokol Transfer Hiperteks. Memungkinkan pengambilan sumber daya yang ditautkan dari seluruh web.

Tim juga menulis editor / browser halaman web pertama ("WorldWideWeb.app") dan server web pertama ("httpd"). Pada akhir tahun 1990, halaman web pertama disajikan di internet terbuka, dan pada tahun 1991, orang di luar CERN diundang untuk bergabung dengan komunitas web baru ini.

Hingga Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh publik.

  • Pre Web

Pre-Web adalah era dimana prototype seperti memex, usenet, gopher dan ftp muncul sebelum kemudian berevolusi menjadi Internet 

  • The Memex
The Memex adalah nama hipotetis proto-hypertext sistem yang dikembangkan oleh Vannevar Bush pada tahun 1945. 
  • HyperText
Hypertext adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman Web 
  • Internet
Internet (interconnection-networking) adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. 
  • Usenet 
Usenet atau User Network, merupakan salah satu jaringan tertua yang dilayani oleh internet. Awalnya didesain pada Duke University ditahun 1979 dan dikembangkan  pada Duke University dan North Carolia University setahun kemudian 
  • FTP (File Transfer Protocol)
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. 
  • Gopher
Gopher adalah protokol layer aplikasi TCP/IP yang dirancang untuk distribusi, pencarian, dan pengambilan dokumen melalui Internet.

 

III. Apa perbedaan web 1.0 web 2.0 dan web 3.0 dan web terkini dan berikan contohnya ?

Jawaban :

Perbedaan dan Contoh :

  • WEB 1.0
Web 1.0 merupakan website yang digunakan untuk pertama kalinya,dimana seluruh data yang dibuat dan ditampilkan didalamnya serta desain dari website tersebut semuanya ditentukan oleh administrator, hingga terasa monoton. 

Contoh Web 1.0 : Contoh Web 1.0 adalah situs web statis dan situs pribadi. Berikut adalah Web 1.0 yang masih tetap di maintance : https://www.cnn.com/,https://www.spacejam.com/, https://www.spacejam.com/, https://www.heavensgate.com/, dan https://www.cameronsworld.net/

  • WEB 2.0

Perkembangan dari Web 2.0 lebih pada penyajian konten dan tampilan di dalam suatu website, yang versi yang sebelumnya berpusat pada sang pemilik website. Web 2.0 lebih bersifat interaktif daripada Web 1.0 dan sifatnya yang “Read Write”, sehingga memudahkan dalam menambahkan materi, berkomentar ,dan lain-lain. Ini juga dikarenakan sifatnya untuk share ,collaborate, dan exploite.

Contoh Web 2.0: hosted services (Google Maps),Web applications ( Google Docs, Flickr), Video sharing sites (YouTube), wikis (MediaWiki), blogs (WordPress), social networking (Facebook), folksonomies (Delicious), Microblogging (Twitter), podcasting (Podcast Alley) dan banyak lagi.
 

  • WEB 3.0 
Web 3.0 (sematic web) merupakan pengembangan dari website dimana content web di tampilkan tidak hanya dalam format bahasa manusia yang umum (natural language), tetapi juga dalam format yang dapat dibaca dan digunakan oleh mesin (software).

Contoh Web 3.0:

    • Wolfram Alpha, Apple's Siri, yang dapat meringkas sejumlah besar informasi menjadi pengetahuan dan tindakan yang berguna bagi orang-orang. 
    • SIOC ( http://sioc-project.org/ ) Adalah komunitas yang berusaha mewujudkan semantic website yang tengah berjuang membantu kita menciptakan web cerdas yang mana kelak pencarian info di internet menjadi jauh - jauh sangat mudah.
    • Salah satu situs yang sering dikatakan sebagai langkah menuju Web 3.0 adalah Google Co-Op yang beralamatkan di http://www.google.com/coop/. 

Web 4.0 – “Mobile Web”
Langkah selanjutnya bukanlah versi yang benar-benar baru, tetapi merupakan versi alternatif dari apa yang sudah kita miliki. Web perlu beradaptasi dengan lingkungan selulernya. Web 4.0 menghubungkan semua perangkat di dunia nyata dan virtual secara real-time.
Web 4.0 dikembangkan dari Web 1.0, Web 2.0, dan Web 3.0. Web 4.0 dimana mampu menerapkan pengetahuan antara item data dan menentukan konteks untuk melakukan penalaran dasar. Contoh teknologi yang dikembangkan oleh Web 4.0 adalah  :
    • Semantik Jaringan Sosial
    • Semantik E-mail (IBM OmniFind)
    • Context-Aware Game
    • Baik Natural Language Processing

  • WEB 4.0 5.0 (Terkini)
Web 4.0/5.0 adalah private secretary dalam bentuk organisme buatan. Setiap hari seseorang pasti mempunyai sebuah rutinitas. Apapun bentuk rutinitasnya , seluruh rutinitas tersebut bisa diketahui oleh aplikasi komputer/program/tools/device yang kita miliki yang dijalankan secara online.

Contoh Web 4.0/5.0:  Untuk Saat ini Web 4.0/5.0 masih dalam mode pengembangan dan bentuk aslinya masih dibentuk, sinyal pertama di Web 4.0/5.0 adalah tentang web tertaut yang berkomunikasi dengan kita seperti kita berkomunikasi satu sama lain (seperti asisten pribadi). Web 4.0/5.0 disebut web “simbiosis”. Web ini akan sangat kuat dan dapat dijalankan sepenuhnya. Web 4.0/5.0 akan menjadi web read-write-execution-concurrency web.

  • Perbedaan WEB 1.0, 2.0, 3.0, dan 4.0/5.0

PERBEDAAN

WEB 1.0

WEB 2.0

WEB 3.0

WEB 4.0/5.0(Terkini)

seluruh data yang dibuat dan ditampilkan didalamnya serta desain dari website tersebut semuanya ditentukan oleh administrator, hingga terasa monoton. dan tidak terlalu interaktif.

Perkembangan dari Web 2.0 lebih pada penyajian konten dan tampilan di dalam suatu website, yang versi yang sebelumnya berpusat pada sang pemilik website. Web 2.0 lebih bersifat interaktif daripada Web 1.0

content web di tampilkan tidak hanya dalam format bahasa manusia yang umum (natural language), tetapi juga dalam format yang dapat dibaca dan digunakan oleh mesin (software).

WEB 4.0/5.0 dapat dipahami sebagai perkembangan teknologi websiteyang mengarah pada otomasi dan pertukaran data terkini secara mudah dan cepat yangmencakup sistem siber-fisik, internet untuk segala (internet of things), komputasiawan (cloud computing), dan komputasi kognitif.

sifat dari Web 1.0 adalah read, maka ketika pengakses akan menambahkan atau memberikan komentar, seseorang tersebut harus menghubungi langsung admin yang bersangkutan melalui address yang telah ditentukan

sifatnya yang “Read Write”, sehingga memudahkan dalam menambahkan materi, berkomentar ,dan lain-lain. Ini juga dikarenakan sifatnya untuk share

,collaborate, dan exploite

di web 3.0 kita diberikan keleluasan untuk dapat melakukan modifikasi pada website itu sendiri. oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa web 3.0 tidak hanya memberikan keleluasaan bagi kita untuk sharing atau memberi komen pada web, namun dengan tambahan bahasa mesin yang terintegrasi pada web dapat memungkinkan bagi mesin untuk memenuhi keinginan user

Konsep Web 4.0/5.0 adalah private secretary dalam bentuk organisme buatan. Setiaphari seseorang pasti mempunyai sebuah rutinitas. Apapun bentuk rutinitasnya , seluruhrutinitas tersebut bisa diketahui oleh aplikasi komputer/program/tools/device yang kitamiliki yang dijalankan secara online.

pengakses hanya bisa browsing sesuatu dan mengharuskan pengguna untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya

Dalam Web 2.0 user interface suatu situs web yang digunakan adalah teknologi flex (aplikasi rich internet berbasis flash dari Macromedia yang sekarang menjadi Adobe), lazlo (platform aplikasi flash open source) atau menggunakan ajax secara intensif seperti G-Mail atau Google Map

Pengguna internet bisa berpartisipasi dan memodifikasi bentuk dan isi informasi yang mereka terima dalam sekejap waktu

Inti dari Web 4.0/5.0. dapat mengetahui apa saja yang kita lakukan, dan dia juga bisa membantu dalam melakukan pencarian informasi, menyimpan histori pencarian, bahkan mempertemukan orang-orang yang mencari informasi yang sama.

  • Perbedaan Karakteristik WEB 1.0, 2.0, 3.0, dan 4.0/5.0 :

Perbedaan Karakteristik
KarakteristikWEB 1.0WEB 2.0WEB 3.0WEB 4.0,5.0 (TERKINI)
StructureTaxanomy(Directory)(Tree)Tagging (Folksonomy) (Cloud)Semantics (Meaning) (Network)Intelligence (Knowing) (Neural Net)
InteractionAloneCollaborateAssistDirect
SourceSpecializedOpenAutonomicAdapt
RightsCopyrightCreative CommonsFree InformationHidden Information
ComputingServer(1D)Grid(2D)Cube(3D)HyperCube(ND)
ResponseReloadTarget LoadChached Target LoadAdjust
BehaviorPullPushSynchronousPredict


IV. sebutkan dan jelaskan metodologi web science serta berikan contohnya ?
Jawaban : 

Metodologi Web Science merupakan bagaimana peneliti atau engineer melakukan pendekatan terhadap Web untuk pemahaman dan relasinya dengan domain sosial secara luas dan inovasi apa yang dapat dilakukan. Berbagai penelitian yang berlangsung saat ini melakukan pengembangan pada metodologi berikut: 

  • Metodologi pemetaan (mapping)  dan graph
    Pada Model analisis ini struktur Web dengan sampling sebagai kunci utamanya.
  • Metodologi model analisis
    Model analisis yang mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi probabilitas
Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang industri maupun peneliti akademisi.
Contoh Metodologi Web Science :
  • laporan riset [Fetterly, 2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman (.de) melakukan perubahan setiap minggu.
  • pada kuartal keempat 2016, tercatat ada 8,8 juta total nama domain baru .com dan .net yang terdaftar.
  • Menurut perusahaan global dalam industri nama domain, VeriSign, pada kuartal keempat 2017, terdapat peningkatan sebanyak 1,7 juta nama domain TLD (Top-Level Domain) di internet.


Sumber :

  • https://medium.com/@deni.kurniawan/perkembangan-web-1-0-ke-4-0-inovasi-di-industri-4-0-5-0-2776339d2f8b
  • http://blog.um-palembang.ac.id/sayfudin/web-1-0-vs-web-2-0-vs-web-3-0-vs-web-4-0-vs-web-5-0-a-birds-eye-on-the-evolution-and-definition/
  • http://devi_indriani.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/66928/Pengantar+Web+Science.pdf
  • http://e-journal.uajy.ac.id/1821/2/1KOM02538.pdf
  • https://www.liputan6.com/tekno/read/3307846/3324-juta-nama-domain-terdaftar-di-internet-pada-penghujung-2017

Tugas Pertemuan 1 : Pengantar Web Science

NAMA: ARDHI RAMADHANI
NPM : 50419978
KELAS : 2IA14
MATKUL:Pengantar Web Science #

Jumat, 27 November 2020

Ulasan Game Valorant

Ulasan Game Valorant

        Setelah Riot sukses dengan game PC Moba nya yaitu LoL(League Of Legend) yang dirilis pada tanggal 27 Oktober 2009, Riot Games mulai terjun ke dunia Fps(first-person shooter) yaitu dengan dimulainya pada sebuah project yang sedang di garap oleh Riot Games yaitu Project A yang dinamai Valorant.

        Valorant merupakan game PC free-to-play multiplayer tactical first-person shooter besutan Riot Games untuk platform windows yang dirilis pada tanggal 2 juni 2020 kemarin, Valorant merupakan salah satu game yang dirilis, di develop dan di rilis pada masa pandemi di mana para developer games dan karyawannya mendevelop gamenya di rumah masing-masing. Walaupun rilis pada masa pandemi Riot Games masih dapat memberikan Update Patch, pernak-pernik, skin senjata, merilis server pada negara lain dan dapat menjalankan Kompetisi Esport internasional dengan sangat baik walaupun masih sedikit lambat dalam perbaikan bug dikarenakan para developernya bekerja dari rumah.

        Valorant sendiri merupakan kombinasi dari game fps CS:GO dan Overwatch, Berbeda dengan game fps lainnya seperti CS:GO yang mengusung utility seperti granades, molotov, dan flashbank, Valorant justru mengimplementasikan utility yang di gunakan di game fps lain menjadi kemampuan pada setiap karakter.

        Riot Games Mendevelop Valorant untuk Platform Windows menggunakan bahasa pemograman C++ dengan Unreal Engine 4 sebagai Enginenya dan menggunakan Netcode sebagai optimisasi server. berbeda dengan Game-Game fps lain yang di rilis di tahun 2020 dengan minimum spesifikasi tinggi, justru Riot Games membuat Game nya yaitu Valorant dengan spesifikasi minimum yang rendah dan ringan untuk komputer/pc low end agar dapat di mainkan oleh semua kalangan dan juga sudah menggunakan hosting server pada rate 128tick yang dimana delay pada frame berkurang dan game menjadi lebih optimal di bandingkan 64tick.

        Valorant di bekali software Anti-Cheat yaitu Vanguard Anti Cheat ini di klaim sebagai Anti-Cheat terbaik oleh Riot Games, Walaupun Menimbulkan banyak Pro dan Kontra karena anti cheat ini mendapatkan akses penuh ke sistem yang dimana akan memeriksa semua sistem yang berjalan ketika Game di jalankan. Anti-Cheat ini berada pada level kernel yang memungkinkan Cheater/Hacker dapat Terbanned dan tidak dapat bermain pada Device/Komputer yang di gunakan.

        Untuk Mekanisme gameplay, Valorant sendiri mengusung Ability pada setiap karakternya, Untuk setiap karakter memiliki sebuah Role/peran khusus yaitu Controller, Duelist, Initiator, dan Sentinel semuanya memiliki kemampuan khusus diantaranya ,memeriksa wilayah, menyerang musuh, mobility/kemampuan gerak, membutakan musuh, dan menggangu musuh. bisa di bilang mekanisme yang ditawarkan merupakan game tembak-tembakan taktis dan ability karakter yang menunjang taktisnya itu sendiri.

        Mode permainan pada valorant terdapat 5 yaitu practice, unrated, spike rush, dan ranked, pada mode practice pemain suguhkan oleh target-target dan pilihan latihan, pada mode unrated pemain akan bermain secara standar atau hanya pertandingan biasa, pada mode spike rush pemain di suguhkan pada permainan yang cepat dengan ability dan senjata yang sudah di persiapkan, dan pada mode ranked pemain akan bermain seperti unrated dengan mempertaruhkan peringkat/rank yang dapat naik ataupun turun berdsarkan hasil pertandingan.

        Kesimpulannya, Game ini merupakan warna baru pada skena esport first-person shooter taktikal dengan spesifikasi rendah yang cocok untuk semua kalangan dari hardcore gamer, casual gamer, sampai professional gamer. Kesan yang di suguhkan pada Game valorant yaitu berupa kompetitif maupun menyenangkan. Game ini sangat cocok untuk anda yang sangat ingin berkancah di dunia kompetitif karena skena kompetitifnya pun masih baru dan akan semakin berkembang.




Sumber Referensi: 

https://en.wikipedia.org/wiki/Valorant

https://nichegamer.com/2020/04/16/riot-games-free-to-play-fps-valorant-criticized-for-kernel-based-anti-cheat-software-riot-denies-spying/

https://www.youtube.com/watch?v=TBYEFKWxsMU&list=PLTFsoy_DWCONlmGIxTZwIGgz6GPITA7VI

https://technology.riotgames.com/news/valorants-128-tick-servers

https://playvalorant.com/en-us/agents/


Tugas Peng. Tek. Internet & New Media #(Membuat Ulasan game)

NAMA : ARDHI RAMADHANI
NPM : 50419978
KELAS : 2IA14


Rabu, 04 November 2020

Generasi Muda Dalam Pemanfaatan Internet di Era Pandemi

Generasi Muda Dalam Pemanfaatan Internet di Era Pandemi

Pandemi COVID-19 telah merubah jalan kerja dunia di mana sebelumnya orang bisa bebas berpergian, beraktivitas, belajar dan bekerja tanpa khawatir akan terkena COVID-19 jadi tidak bisa beraktivitas bebas di luar rumah dan terpaksa beraktivitas di rumah saja. dari Orang tua, Dewasa, Remaja sampai anak-anak pun terkena dampaknya, Tentu saja Pandemi ini sangat berdampak Bagi Generasi Muda karena biasanya Generasi Muda lebih sering beraktivitas di luar dari pada di dalam rumah.

Internet Saat ini menjadi Solusi di era pandemi karena Internet dapat Menghubungkan Orang-orang di tempat yang berbeda untuk dapat berkomunikasi tanpa harus bertemu langsung secara fisik dan bahkan dapat membuka peluang bisnis baru di era Pandemi ini.

Generasi Muda Seperti kita di tuntut untuk Mencari solusi agar dapat beraktivitas di Era Pandemi ini, Salah satu solusinya yaitu memanfaatkan Internet. Berikut adalah Contoh Pemanfaatan Internet yang di lakukan Generasi Muda di Era Pandemi ini :

Pemanfaatan Cloud Meeting/Video Confrence seperti Gmeet dan Zoom. Cloud Meeting/Video Confrence adalah sebuah platform/teknologi di Internet yang memungkinkan pengguna yang berada di lokasi berbeda dapat saling bertemu. pada Era pandemi, Generasi Muda Menggunakan Platform/Teknologi ini untuk Untuk Melakukan Kegiatan Belajar/Mengajar, Rapat, Menyelenggarakan Konser Musik Online, Seminar atau pun Workshop

Pemanfaatan Social Media Seperti Facebook, Instagram, Twitter, Whatsapp, Youtube. Social Media adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu. pada Era pandemi, Generasi Muda Menggunakan Platform/Teknologi ini Sebagai Perantara Untuk Menjual dan Membeli barang, tapi biasanya Transaksi pada pada Platform ini kurang aman. Contohnya : Memperagakan, mencicipi dan me review barang yang ingin di jual dan mempostingnya di Facebook, Youtube, Instagram dll untuk menarik pembeli.

Pemanfaatan E-Commerce Seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee. E-Commerce adalah penyebaran, penjualan, pembelian, serta pemasaran barang dan jasa yang mengandalkan sistem elektronik, seperti internet. pada Era pandemi, Generasi Muda Menggunakan Platform/Teknologi ini Sebagai perantara antara penjual dan pembeli dengan transaksi yang lebih aman.

Pemanfaatan Platform Streaming seperti Twitch, Youtube Live, NimoTV dll. pada Era pandemi, Generasi Muda Menggunakan Platform/Teknologi ini sebagai tempat pencari uang dengan melakukan streaming dengan penonton yang dapat berinteraksi dengan streamer melalui kotak pesan live dan juga dapat menyumbang atau mendonasikan uang kepada si streamer. Platform Streaming ini juga dapat di manfaatkan untuk Menggalang dana, alat mengajar, Menggelar Konser Musik.

Pemanfaatan Platform Belajar seperti ruangguru, Rumah Belajar, Meja Kita, Icando, Quipper School. pada Era pandemi, Generasi Muda Menggunakan Platform/Teknologi ini sebagai tempat untuk Belajar pada situs di atas terdapat materi-materi soal untuk membantu dalam proses belajar.

Pemanfaatan Cloud Computing seperti AWS Cloud, Google Cloud Platform, Alibaba Cloud, microsoft azure dll. pada Era pandemi, Cloud Computing adalah proses komputerisasi sebuah teknologi yang berbasis internet. pada Era pandemi, Generasi Muda Menggunakan Platform/Teknologi ini untuk Melakukan Remote atau Kerja jarak jauh sebagai seorang programmer, Mendeploy suatu Program dengan internet dirumah tanpa harus ke kantor,dll. 

Dalam Pemanfaatan Internet, Generasi Muda tidak pernah ketinggalan justru akan berkembang dengan munculnya ide-ide baru dalam pemanfaatan Internet di Era Pandemi ini. Di Era Pandemi ini pun Generasi Muda di tuntut untuk produktif agar nantinya dapat siap di segala kondisi seperti pandemi ini dari pada bermalas-malasan.


----------------------------------------------------------------------

NAMA : ARDHI RAMADHANI
NPM : 50419978
KELAS : 2IA14
MATKUL : Peng. Tek. Internet & New Media #
Tugas Artikel (Minggu 5)

Senin, 12 Oktober 2020

Perkembangan Televisi Digital di Indonesia

Perkembangan Televisi Digital di Indonesia 


Revolusi Digital 

Media Baru dan Revolusi Digital adalah bagian dari transformasi budaya global yang kemungkinan besar memiliki pengaruh yang sama besar pada dunia seperti perkembangan mesin cetak atau elektrifikasi. 'Revolusi Digital' adalah istilah baru-baru ini yang menggambarkan efek penurunan biaya dan perluasan pesat daya perangkat digital seperti komputer dan telekomunikasi. 

Dengan kedatangan media digital, dunia bisa dibilang telah diubah dan cara kita berpikir tentang diri kita sendiri dan planet (bahkan alam semesta) telah berubah selamanya. Secara khusus, budaya digital dikaitkan dengan percepatan perubahan masyarakat, menyebabkan sejumlah transformasi teknologi dan sosial dalam waktu yang sangat singkat. Seperti yang dikatakan Charlie Gere:

Kemungkinan konvergensi dan integrasi yang ditawarkan teknologi digital telah membawanya pada perkembangan teknis yang dominan di media dan komunikasi. Komputer adalah sarana penting di mana sejumlah besar data yang dibutuhkan oleh proyek-proyek tekno-ilmiah besar dikelola dan dimanipulasi. Perkembangan ilmu pengetahuan, media dan modal secara bersamaan di bawah naungan teknologi digital menghasilkan semacam efek percepatan yang semuanya tampaknya terjadi dengan kecepatan yang dipercepat dan menghasilkan perubahan dramatis dalam waktu yang sangat singkat.(Gere 2002: 10).

Televisi Digital 

Televisi Digital atau DTV adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari system siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer.

Perkembangan Televisi Digital di Indonesia

TV merupakan salah satu sarana media informasi yang paling banyak penggunanya di Indonesia. Bahkan penetrasi penyebaran pengguna atau Jumlah kepemilikan TV sebanyak itu tentu saja merupakan pasar yang sangat potensial bagi Industri teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) dan TV digital. Media TV digital bakal menjadi salah satu alternatif teknologi transpor digital yang mampu membawa muatan konten yang besar di masa mendatang. Dengan penambahan fitur-fitur interaktif dan pemirsa TV di Indonesia lebih merata dibanding dengan pengguna media informasi lain seperti internet dan telepon tetap (fixed telephone). Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik 2004, jumlah pesawat televisi di Indonesia antara 69 – 147 buah per 1.000 penduduk. Dengan populasi Indonesia dewasa ini sekitar 230 juta orang, maka jumlah pesawat TV berkisar antara 16 juta – 33,8 juta buah.

Sejak Juni tahun 2004 Pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informatika telah membentuk Tim Nasional Migrasi Penyiaran Sistem Analog ke Digital. Semua negara khususnya negara maju telah menetapkan tahun migrasi dari analog ke digital. Sejak 2006 di indonesia melaksanakan serangkaian uji coba untuk beberapa sistem TV digital di Jakarta yang merupakan salah satu program dalam kerangka kerja Tim Nasional Migrasi dari Analog ke Digital [Budiarto, 2007, Hendrantoro, 2007]. Uji coba telah dilaksanakan sejak tahun 2006 oleh Tim Nasional bekerja-samadengan TVRI-Pusat Jakarta, lembaga riset-BPPT danKementerian Riset & Teknologi dibantu beberapa akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) dengan menggunakan perangkat Pemancar DVB-T dari Rohde&Shwarz dan Thales serta pemancar DMB-T dari China milik PT Supersave dengan perangkat preventif monitoring dari Pixelmetrix milik Alphatron Asia-PTE Ltd. Uji coba ini cukup memuaskan

Pada Tahun 2009-2019 di lakukannya Grand Launching Uji Coba Siaran TV Digital, Penghentian lisensi baru untuk TV Analog, Perkenalan DVB/DAB, Pembagian 1000 Set Top Box ke masyarakat Bandung, Periode Simulcast.

Pada Tahun 2013-2017 di lakukanya Penghentian siaran TV Analog di kota-kota besar saja, Intensifikasi penerbitan izin bagi MUX Operator.

Pemerintah Indonesia sudah menetapkan tahun 2014 seluruh kota besar sudah beralih ke televisi digital dan tahun 2017 seluruh Indonesia sudah bermigrasi ke sistem digital. Keberadaan teknologi ini dengan diterbitkannya Peraturan Menteri No. 07/P/M. KOMINFO/3/2007 tentang Standar Penyiaran Digital Terestrial untuk televisi tidak bergerak di Indonesia, guna mengantisipasi proses migrasi dari system analog ke digital. Saat ini dibeberapa kota di Indonesia, siaran TV sudah dipancarkan dengan cara analog dan digital secara bersamaan (simulcast). Sinyal analog secara bertahap akan dihapus sehingga pada akhir tahun 2017 Indonesia telah menjadi negara dengan siaran digital penuh. Tetapi di karenakan RUU Penyiaran Molor Perencanaan Migrasi Penuh pun jadi ikut tertunda.

Masyarakat di Jakarta dan kota besar lainnya dapat menikmati kurang lebih 15 program siaran TV baik dari TVRI, swasta maupun lokal. Sedangkan masyarakat di daerah terpencil hanya bisa menikmati 1 program siaran dari TVRI (itupun jika ada dan on air), kecuali apabila mereka membeli antena parabola untuk menerima siaran dari satelit.

Hingga saat ini Pada tahun 2019 Berdasarkan data dari Website Dataset data.go.id(Satu Data Indonesia) Jumlah Pupulasi Penduduk yang telah Tercover Jaringan TV Digital Pada Tahun 2019 di Provinsi DKI dan Banten Wilayah : Jabodetabek Terdapat 29,414,567 Penduduk yang Tercover, di Provinsi Jawa Barat Wilayah : Bandung, Cimahi, Padalarang, Cianjur Terdapat 9,523,625 Penduduk yang Tercover, di Provinsi Jawa Tengah Wilayah : 1. Semarang, Kendal, Unggaran, Demak, Jepara, dan Kudus Terdapat 6,092,698 Penduduk yang Tercover dan Wilayah : 2. Yogyakarta, Wonosari, Solo, Sleman, dan Wates Terdapat 4,727,250 Penduduk yang Tercover, di Provinsi Jawa Timur Wilayah Surabaya, Lamongan, Gresik, Mojokerto, Pasuruan dan Bangkalan Terdapat 10,121,534 Penduduk yang Tercover, di Provinsi Kepri Wilayah Tanjung Pinang Terdapat 375.972 Penduduk yang Tercover. Jadi Populasi Total Terjangkau Layanan TV Digital di Indonesia Berjumlah 60,255,000 Penduduk.

Jika di Bandingkan dengan Jumlah Data Sensus Penduduk Tahun 2016 yaitu 261,100,000 Maka  Peresentase Jangkauan Populasi Tercover Siaran Digital adalah 25.36%. Dari Presentase tersebut Bisa dibilang bahwa Jumlah Tercover Siaran TV Digital Masih belum Merata dan Indonesia Masih Belum Bisa Melakukan Migrasi Sepenuhnya seperti Negara-Negara lain yang sudah Melakukan Analog Switch Off atau Pemberhentian Analog Sepenuhnya. Sebelumnya Target Untuk Meratakan TV Digital di indonesia akan dilakukan Pada Tahun 2018 Tetapi di karenakan RUU Penyiaran yang molor Diundur Menjadi 3 tahun



DAFTAR PUSTAKA

Creeber, Glen, and Royston Martin. Digital culture: Understanding new media: Understanding new media. McGraw-Hill Education (UK), 2008.
Link<http://winarti.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/67292/Pengantar+Teknologi+Internet+New+Media.pdf>

Nuryanto, Lilik Eko. "Mengenal Teknologi Televisi Digital." Orbith: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial 10.1 (2014).
Link<https://jurnal.polines.ac.id/index.php/orbith/article/view/359/314>

Budiarto, H., Tjahjono, B. H., Rufiyanto, A., Kusuma, A. A., Hendrantoro, G., & Dharmanto, S. (2007). Sistem TV Digital dan Prospeknya di Indonesia.

Data.go.id(Satu Data Indonesia)." Dataset Penyelenggara Penyiaran TV Digital dan Wilayah layanan" (2019). 
Link<https://data.go.id/dataset/penyelenggara-penyiaran-tv-digital-dan-wilayah-layanan>


=========================================================================
NAMA : ARDHI RAMADHANI
NPM : 50419978
KELAS : 2IA14
TUGAS MAPEL Peng. Tek. Internet & New Media #

Selasa, 10 Maret 2020

Rangkuman Materi Ilmu Budaya Dasar BAB 1 - BAB 2

Rangkuman Materi Ilmu Budaya Dasar BAB 1 - BAB 2 

Materi : 

BAB 1 :
  • Latar belakang diberikan IBD di perguruan tinggi.
  • Pengertian IBD.
  • Perbedaan IBD dengan Ilmu Ilmu Sosial yang Lain
  • Tujuan mata kuliah IBD.
  • Ruang lingkup IBD.
BAB 2 :
  • Pengertian Manusia
  • Hakikat manusia.
  • Kebudayaan bangsa timur.
  • Pengertian kebudayaan.
  • Unsur-unsur kebudayaan.
  • Orientasi nilai budaya. 
  • Perubahan Budaya.
  • Kaitan manusia dan kebudayaan. 

1.1 Latar Belakang

    Mata kuliah ilmu budaya dasar adalah mata kuliah umum yang diajarkan diperguruan tinggi dengan tujuan untuk membina individu (mahasiswa) menjadi warga masyarakat dan warga negara yang baik. Materi pembelajaran meliputi hubungan manusia dengan kebudayaan, peradaban : nilai moral dan hukum, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, keragaman dan kesederajatan serta hubungan manusia dengan lingkungannya. Ilmu budaya dasar bukan suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri, melainkan suatu ilmu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling mendasar dalam kehidupan manusia sebagai makhluk berbudaya (homo humanus) dan masalah-masalah yang terwujud dari padanya. Untuk mengetahui bagaimana kelebihan dan kekurangan suatu buku hendaknya mahasiswa harus teliti agar tidak salah menerima informasi .

1.2 Pengertian IBD 


    Ilmu budaya dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar dasar dan pengertian tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanities yang berasal dari istilah bahasa Inggris The Humanities. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa Latin Humanus yang bisa diartikan manusiawi, berbudaya dan halus (refined). Dengan mempelajari The Humanities diandaikan seseorang akan bisa mcnjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.
   Secara umum pengertian kebudayaan adalah merupakan jalan atau arah didalam bertindak dan berfikir untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani.
Pokok-pokok yang terkandung dari beberapa devinisi kebudayaan:

  • Kebudayaan yang terdapat antara umat manusia sangat beragam
  • Kebudayaan didapat dan diteruskan melalui pelajaran
  • Kebudayaan terjabarkan dari komponen-komponen biologi, psikologi dan sosiologi
  • Kebudayaan berstruktur dan terbagi dalam aspek-aspek kesenian, bahasa, adat istiadat, budayadaerah dan budaya nasional

Latar belakang ilmu budaya dasar dalam konteks budaya, negara, dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut:

  • Kenyataan bahwa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa, dan segala keanekaragaman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yang biasanya tidak lepas dari ikatan-ikatan (primodial) kesukuan dan kedaerahan.
  • Proses pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauh dari pembenturan nilai budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.
  • Kemajuan ilmu pengetahuan dalam teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya. Hal ini merupakan akibat sifat ambivalen teknologi, yang disamping memiliki segi-segi positifnya, juga memiliki segi negatif akibat dampak negatif teknologi, manusia kini menjadi resah dan gelisah.



1.3 Perbedaan IBD dengan ilmu-ilmu sosial yang lain

    Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari th humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.
   Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
    Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :
  1. Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah
  2. Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.
  3. Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi.
  Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
  Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disilpin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
    Dengan perkataan lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan.
    Ilmu budaya daar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Ingngris disebut basic humanities. Pengetahuan budaya dalam bahas inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.

1.4 Tujuan Mata Kuliah IBD


  Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
   Berpijak dari hal diatas, tujuan utama mata kuliah ilmu budaya dasar adalah untuk mengembangkan kepribadian dan wawasan pemikiran, khususnya berkenaan dengan kebudayaan, agar daya tangkap, persepsi dan penalaran mengenai lingkungan budaya mahasiswa dapat menjadi lebih halus. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :
   1.  Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
   2.   Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
  3. Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain.    Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.

 Dengan ringkas dapat disebutkan bahwa tujuan IBD secara umum adalah pembentukan dan pengembangan kepribadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan dan pemikiran mengenai berbagai gejala yang timbul dalam lingkungan, khususnya gejala-gejala yang berkenaan dengan kebudayaan dan kemanusiaan, agar daya tanggap, persepsi dan penalaran berkenaan dengan lingkungan budaya dapat diperluas.

1.5 Ruang Lingkup IBD

    Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah dikemukakan di atas, ada dua masalah yang bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar. Kedua masalah tersebut ialah :
·  Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (The Humanitie), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) di dalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antara bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
·    Hakikat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat. Dalam melihat dan menghadapi lingkungan alam, social dan budaya, manusia tidak hanya mewujudkan kesamaan-kesamaan, akan tetapi ketidak seragaman yang diungkapkan secara tidak seragam, sebagaimana yang terlihat ekspresinya dalam berbagai bentuk dan corak ungkapan, pikiran dan persamaan, tingkah laku, dan kelakuan mereka.

     Menilik masalah pokok yang biasa dikaji dalam mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tersebut di atas, Nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak saja sebagai subjek akan tetapi sekaligus objek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam sesama manusia, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan manusia dengan Tuhan menjadi sentral dalam Ilmu Budaya Dasar.

Tim IBD dari Konsorsium sudah berusaha mengadakan pembagian masalah-masalah tersebut secara fleksibel. Pada tahun 1972 misalnya, masalah-masalah tersebut dibagi menjadi 10 tema atau 10 topik :
1.    Manusia dan pandangan hidup
2.    Manusia dan asuhan
3.    Manusia dan tanggung jawab
4.    Manusia dan cinta kasih
5.    Manusia dan kegelisahan
6.    Manusia dan derita (penderitaan)
7.    Manusia dan harapan
8.    Manusia dan ketulusan
9.    Manusia dan pengabdian
10.  Manusia dan keadilan

Pada tahun 1973 Tim IBD membagi masalah-masalah tersebut menjadi 15 tema atau topic, yang disusun sesuai dengan “lingkungan hidup manusia”.
1.    Kelahiran
2.    Kebahagiaan dan humor
3.    Cinta kasih dan keterbukaan
4.    Kedirian manusia dan perkelaminan
5.    Pengeluaran, pemanfaatan, dan penaklukan alam
6.    Keindahan dan khayalan
7.    Kekuatan dan kehormatan
8.    Kedakuan, pemberontakan, dan perbudakan
9.    Penderitaan
10.  Keadilan dan hak
11.  Kebebasan
12.  Kebijakan dan pandangan hidup
13.  Kerinduan Ilahi
14.  Iman dan kesucian
15.  Kematian

Kemudian pada tahun 1978, Tim IBD menyusun kembali masalah-masalah tersebut menjadi 7 topik yaitu :
1.    Keadilan
2.    Tanggung jawab
3.    Cinta kasih
4.    Pengabdian
5.    Harapan
6.    Kegelisahan
7.    Penderitaan

Dan pada tahun 1980 Tim IBD merumuskan menjadi 8 topik :
1.    Pandangan hidup
2.    Keindahan
3.    Cinta kasih
4.    Tanggung jawab dan pengabdian
5.    Keadilan
6.    Kegelisahan
7.    Penderitaan
8.    Harapan

Akhirnya pada tahun 1982 Konsorsium menurunkan rumusan terbaru sebagai berikut:
          Mata kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah budaya.
         Kedua maslah pokok tersebut di atas, sudah barang tentu masih memerlukan penjabaran lebih lanjut untuk bisa dioperasionalkan. Rumusan masalah-masalah yang akan dikaji dalam Ilmu Budaya Dasar diformulasikan ke dalam satu tema, yaitu menusia sebagai makhluk Budaya. Tema ini akan dikembangkan lebih lanjut ke dalam delapan pokok bahasan, dan sub pokok bahasan, yaitu :

1.    Manusia dan cinta kasih
-          Cinta antara pria dan wanita
-          Kekeluargaan
-          Persaudaraan
2.    Manusia dan keindahan
-          Kontemplasi
-          Ekstasi
3.    Manusia dan penderitaan
-          Nasib buruk
-          Penyesalan
-          Kehilangan yang dicintai
4.     Manusia dan keadilan
-          Rasa keadilan
-          Perlakuan yang adil
5.      Manusia dan pandangan hidup
-          Cita-cita
-          Kebajikan
6.      Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
-          Kesadaran
-          Kewajiban
-          Pengorbanan
7.      Manusia dan kegelisahan
-          Keterasingan
-          Kesepian
-          Ketidakpastian
8.      Manusia dan harapan
-          Kepercayaan diri
-          Gairah mengatasi kesulitan

Dari pengembangan masalah-masalah tersebut di atas nempak sekali bahwa orientasi dalam Ilmu Budaya Dasar memang tidak terlepas dari masalah-masalah manusia dan kebudayannya.

    Kedelapan pokok bahasan (beserta sub pokok bahasan) tersebut di atas pada dasarnya termasuk dalam karya-karya yang tercakup dalam pengetahuan budaya (the humanities).
Dan sebagaimana dikemukakan, untuk mendekati masalah yang akan dikaji dengan Ilmu Budaya Dasar, bisa digunakan cabang-cabang pengetahuan budaya, baik secara sendiri-sendiri maupun gabungan antara berbagai bidang. Perwujudan mengenai cinta kasih, misalnya terdapat dalam karya-karya sastra, tarian, music, filsafat, lukisan, patung dan lain sebagainya yang semuanya merupakan benda-benda budaya. Untuk itu poko bahasan mengenai manusia dan cinta kasih dapat didekati dengan menggunakan karya-karya tersebut.

  Dengan penyusunan tema-tema semacam itu, dimaksudkan agar mahasiswa lebih mudah mengidentifikasikan dengan masalah yang dibahas dan untuk menunjukkan bahwa hal-hal yang didiskusikan sesuai dengan pengalaman hidup manusia.

   Di samping itu agar mahasiswa juga dapat memperhatikan norma-norma yang membantu pendidikan. Walaupun penyusunan semacam itu diharapkan untuk mendekatkan dengan pengalaman mahasiswa, masih terbuka kemungkinan untuk menyesuaikan dengan kondisi tempat belajar daerah setempat.

2.1 Pengertian Manusia

   Manusia atau orang dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin yang berarti "manusia yang tahu"), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi yang, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok, dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.

   Penggolongan manusia yang paling utama adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara alamiah, jenis kelamin seorang anak yang baru lahir entah laki-laki atau perempuan. Anak muda laki-laki dikenal sebagai putra dan laki-laki dewasa sebagai pria. Anak muda perempuan dikenal sebagai putri dan perempuan dewasa sebagai wanita.
    Penggolongan lainnya adalah berdasarkan usia, mulai dari janin, bayi, balita, anak-anak, remaja, akil balik, pemuda/i, dewasa, dan (orang) tua.

  Selain itu masih banyak penggolongan-penggolongan yang lainnya, berdasarkan ciri-ciri fisik (warna kulit, rambut, mata; bentuk hidung; tinggi badan), afiliasi sosio-politik-agama (penganut agama/kepercayaan XYZ, warga negara XYZ, anggota partai XYZ), hubungan kekerabatan (keluarga: keluarga dekat, keluarga jauh, keluarga tiri, keluarga angkat, keluarga asuh; teman; musuh) dan lain sebagainya.


2.2 Hakekat Manusia

    Manusia adalah makhluk bertanya, ia mempunyai hasrat untuk mengetahui segala sesuatu. Atas dorongan hasrat ingin tahunya, manusia tidak hanya bertanya tentang berbagai hal yang ada di luar dirinya, tetapi juga bertanya tentang dirinya sendiri. Dalam rentang ruang dan waktu, manusia telah dan selalu berupaya mengetahui dirinya sendiri. Hakikat manusia dipelajari melalui berbagai pendekatan (common sense, ilmiah, filosofis, religi) dan melalui berbagai sudut pandang (biologi, sosiologi, antropobiologi, psikologi, politik). Dalam kehidupannya yang riil manusia menunjukkan keragaman dalam berbagai hal, baik tampilan fisiknya, strata sosialnya, kebiasaannya, bahkan sebagaimana dikemukakan di atas, pengetahuan tentang manusia pun bersifat ragam sesuai pendekatan dan sudut pandang dalam melakukan studinya. Alasannya bukankah karena mereka semua adalah manusia maka harus diakui kesamaannya sebagai manusia? (M.I. Soelaiman, 1988). Berbagai kesamaan yang menjadi karakteristik esensial setiap manusia ini disebut pula sebagai hakikat manusia, sebab dengan karakteristik esensialnya itulah manusia mempunyai martabat khusus sebagai manusia yang berbeda dari yang lainnya. Contoh: manusia adalah animal rasional, animal symbolicum, homo feber, homo sapiens, homo sicius, dan sebagainya. Mencari pengertian hakikat manusia merupakan tugas metafisika, lebih spesifik lagi adalah tugas antropologi (filsafat antropologi). Filsafat antropologi berupaya mengungkapkan konsep atau gagasan-gagasan yang sifatnya mendasar tentang manusia, berupaya menemukan karakteristik yang sifatnya mendasar tentang manusia, berupaya menemukan karakteristik yang secara prinsipil (bukan gradual) membedakan manusia dari makhluk lainnya Berdasarkan uraian di atas, dapat kita simpulkan bahwa pengertian hakikat manusia adalah seperangkat gagasan atau konsep yang mendasar tentang manusia dan makna eksistensi manusia di dunia. Pengertian hakikat manusia berkenaan dengan “prinsip adanya” (principe de’etre) manusia. Dengan kata lain, pengertian hakikat manusia adalah seperangkat gagasan tentang “sesuatu yang olehnya” manusia memiliki karakteristik khas yang memiliki sesuatu martabat khusus” (Louis Leahy, 1985). Aspek-aspek hakikat manusia, antara lain berkenaan dengan asal-usulnya (contoh: manusia sebagai makhluk Tuhan), struktur metafisikanya (contoh: manusia sebagai kesatuan badan-ruh), serta karakteristik dan makna eksistensi manusia di dunia (contoh: manusia sebagai makhluk individual, sebagai makhluk sosial, sebagai makhluk berbudaya, sebagai makhluk susila, dan sebagai makhluk beragama).


2.3 Kebudayaan Bangsa Timur 

     Kebudayaan Bangsa Timur pada umumnya merupakan kebudayaan yang mempunyai sifat toleransi tinggi. Dan kita tinggal di Indoensia termasuk ke dalam Bangsa Timur, di dunia Bangsa Timur dikenal sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat. Bangsa Timur identik dengan benia asia yang penduduknya berkulit hitam, berkulit sawo matang dan adapula yang berkulit putih dan mata sipit. Sebagian besar cara berpakaian orang Timur lebih sopan dan tertutup mungkin karena kebanyakan orang timur memeluk agama islam dan menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku. Namun dizaman yang sekarang ini orang timur kebanyakan meniru kebiasaan orang arat. Kebiasaan orang barat yang tidak sesuai atau bertentangan dengan kebiasaan orang Timur dapat memengaruhi kejiwaan orang Timur itu sendiri.
        Pada umumnya kebudayaan Bangsa Timur adalah sangat terbuka dan toleran bangsa lain, tetapi selama masih sesuai dengan norma, etika serta adat istiadat yang ada. Namaun walaupun kita sudah tahu banyak tentang kehidupan Bangsa Timur kita tidak bisa selalu beranggapan bahwa kepribadian Bangsa Timur lebih baik dari Bangsa Barat. Karena semua hal pasti ada sisi positif dan negarifnya. Tidak ada didunia ini yang sepenuhnya baik.
Contoh kehidupan bangsa Timur yang masih dilestarikan
·      Ramah Tamah
Ramah tamah terhadap orang lain bahkan orang asing sekalipun. Bagaimana mereka saling memberikan salam, tersenyum atau basabasi menawarkan makanan atau minuman. Bangsa Timur sangat menjunjung tinggi nilai-nilai atau norma-norma yang tumbuh dilingkungan masyarakat.
·     Gotong Royong
Gotong royong yang biasa dilakukan masyarakat saat hari libur untuk membersihkan solokan, sampah, rumput-rumput atau membenarkan jalan yang rusak adalah salah satu yang biasa Bangsa Timur lakukan hingga sekarang.
·      Kesopanan

Salah satu contoh sifat kesopanan dengan membungkukkan sedikit badan kedepan jika bertemu orag yang lebih tua juga saah satu dominan dari kebudayaan Bangsa Timur. 

2.4 Pengertian Kebudayaan

    Kebudayaan bukan hal asing di telinga orang Indonesia. Orang asing mengenal Indonesia sebagai negara dengan beragam kebudayaan. Kita juga pasti familiar dengan istilah budaya timur dan budaya barat. Lantas, apa itu kebudayaan? Kebudayaan memiliki akar kata budaya. Budaya sendiri berasal dari Bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi yang berarti akala tau budi (Soekamto, 2012). Kebudayaan kemudian diartikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan akala tau budi (Soekamto, 2012).
    Dalam bahasa Inggris, budaya disebut dengan istilah culture. Kata culture berasal dari Bahasa Latin yaitu colere yang artinya mengolah atau mengerjakan, dalam konteks ini adalah mengolah tanah atau bertani.  Colere atau culture juga diartikan sebagai usaha manusia untuk mengolah alam.
Kebudayaan ini dipelajari oleh berbagai disiplin ilmu, khususnya dari rumpun sosial humaniora, misalnya antropologi, sosiologi, sejarah, dan arkeologi. Sebenarnya juga ada displin ilmu yang benar-benar mempelajari kebudayaan, yaitu ilmu budaya (cultural studies).

2.5 Unsur Unsur Kebudayaan

Berikut ini adalah penjelasan mengenai 7 unsur budaya :
1. Bahasa
Bahasa merupakan suatu pengucapan yang indah dalam elemen kebudayaan dan sekaligus sebagai alat perantara yang paling utama bagi manusia untuk meneruskan atau mengadaptasikan kebudayaan.
Bentuk bahasa ada dua, yaitu bahasa lisan dan bahasa tulisan.
2. Sistem Pengetahuan
Sistem pengetahuan berkisar pada pengetahuan tentang kondisi alam sekelilingnya dan sifat-sifat peralatan yang digunakannya. Sistem pengetahuan meliputi flora dan fauna, ruang pengetahuan tentang alam sekitar, waktu, ruang dan bilangan, sifat-sifat dan tingkah laku sesama manusia serta tubuh manusia.
3. Sistem Kemasyarakatan atau Organisasi Sosial
Organisasi sosial merupakan sekelompok masyarakat yang anggotanya merasa satu dengan sesamanya. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial meliputi kekerabatan, asosiasi, sistem kenegaraan, sistem kesatuan hidup, dan perkumpulan.
4. Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi
Yang dimaksud dengan teknologi adalah jumlah dari semua teknik yang dimiliki oleh para anggota dalam suatu masyarakat yang meliputi cara bertindak dan berbuat dalam mengelola dan mengumpulkan bahan-bahan mentah.
Kemudian bahan tersebut dijadikan sebagai alat kerja, penyimpanan, pakaian, perumahan, alat transportasi, dan kebutuhan hidup lainnya yang berupa material.
Unsur teknologi yang sangat menonjol adalah kebudayaan fisik yang meliputi alat produksi, senjata, wadah, makanan dan minuman, pakaian, perhiasan, tempat tinggal, perumahan, dan alat-alat transportasi.
5. Sistem Mata Pencaharian Hidup
Sistem mata pencaharian hidup adalah segala usaha atau upaya manusia untuk medapatkan barang atau jasa yang dibutuhkan.
Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi meliputi berburu, mengumpulkan makanan, bercocok tanam, perikanan, peternakan, dan perdagangan.
6. Sistem Religi
Sistem religi bisa diartikan sebagai sebuah sistem yang terpadu antara keyakinan dan praktek keagamaan yang berhubungan dengan hal-hal yang suci dan tidak dapat dijangkau oleh akal dan pikiran.
Sistem religi meliputi sistem kepercayaan, sistem nilai, pandangan hidup, komunikasi keagamaan, dan upacara keagamaan.
7. Kesenian
Secara sederhana kesenian dapat diartikan sebagai segala hasrat manusia terhadap keindahan atau estetika. Bentuk keindahan yang beraneka ragam itu muncul dari sebuah permainan imajinatif dan kreatif.
Hal itu dapat memberikan kepuasan batin bagi manusia. Secara garis besar, kita dapat memetakan bentuk kesenian dalam tiga garis besar, yaitu seni rupa, seni suara dan seni tari.

2.6 Orientasi Nilai Budaya

    Kluckhohn   dalam   Pelly   (1994)   mengemukakan   bahwa   nilai   budaya merupakan  sebuah  konsep  beruanglingkup  luas  yang  hidup  dalam  alam  fikiran sebahagian besar warga suatu masyarakat, mengenai apa yang paling berharga dalam hidup. Rangkaian konsep itu satu sama lain saling berkaitan dan merupakan sebuah sistem nilai – nilai budaya.
    Secara  fungsional  sistem  nilai  ini  mendorong  individu  untuk  berperilaku seperti  apa  yang  ditentukan.  Mereka  percaya,  bahwa  hanya  dengan  berperilaku seperti itu mereka akan berhasil (Kahl, dalam Pelly:1994). Sistem nilai itu menjadi pedoman yang melekat erat secara emosional pada diri seseorang atau sekumpulan orang, malah merupakan tujuan hidup yang diperjuangkan. Oleh karena itu, merubah sistem nilai manusia tidaklah mudah, dibutuhkan waktu. Sebab, nilai – nilai tersebut merupakan  wujud  ideal  dari  lingkungan  sosialnya.  Dapat  pula  dikatakan  bahwa sistem   nilai   budaya   suatu   masyarakat   merupakan   wujud   konsepsional   dari kebudayaan mereka, yang seolah – olah berada diluar dan di atas para individu warga masyarakat itu.
    Pada dasarnya, Sistem Nilai Budaya merupakan sistem nilai- nilai yang disepakati dan tertanam dalam suatu masyarakat yang mengakar pada suatu kebiasaan, kepercayaan (believe), dengan karakteristik tertentu yang berbeda-beda untuk acuan perilaku.
Sistem Nilai Budaya memiliki 5 masalah pokok menurut Kluckhohn dalam Pelly (1994), yaitu:
1. Hakekat hidup
2. Hakekat kerja atau karya manusia
3. Hakekat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu
4. Hakekat hubungan manusia dengan alam sekitar
5. Hakekat dari hubungan manusia dengan manusia sesamanya.


2.7 Perubahan Budaya 

   Perubahan budaya sebenarnya lebih mengacu pada sebuah perubahan dalam proses tata sosial dalam masyarakat.
    Beberapa perubahan budaya ini termasuk juga perubahan dalam lingkungan, lembaga, perilaku dan juga hubungan sosial. Selain itu, perubahan budaya juga bisa mengacu pada gagasan untuk sebuah kemajuan sosial dan juga evolusi sosial dan budaya.
   Perubahan budaya sendiri biasanya dapat berlangsung dengan sangat cepat atau pun lambat dan umumnya sangat tidak bisa disadari oleh masyarakat dalam sebuah negara. Karena hanya beberapa orang yang mengetahuinya ketika orang tersebut mulai membandingkan kehidupan sosial di masa lalu dan masa saat ini.
  Perubahan budaya dalam kehidupan masyarakat biasanya dapat terjadi masyarakat itu sendiri menginginkan sebuah perubahan.
Dampak perubahan budaya :
1. Cara berkomunikasi
Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi mengubah cara kita dalam berkomunikasi. Dulu komunikasi dilakukan dengan surat-menyurat, tetapi saat ini dilakuan dengan SMS atau surel. Dulu juga ada yang namanya telegram dan telegraf, akan tetapi saat ini perannya digantikan dengan telepon, handphone, dan jejaring sosial. Ini membuktikan bahwa perkembangan teknologi dapat menyebabkan perubahan budaya dimasyarakat.
2. Cara berpakaian
Dulu, orang-orang bangga mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing. Tetapi, saat ini rasanya hal itu sangat sulit dijumpai kecuali kalau ada acara-acara adat. Cara berpakaian dipengaruhi dari informasi-informasi yang didapatkan dari berbagai media seperti Tv dan Internet. Saat ini, cara berpakaian sebagian masyarakat banyak dipengaruhi oleh budaya barat.
3. Gaya hidup
Sebagian masyarakat menerapkan gaya hidup yang baik di dalam kehidupannya seperti menjadi vegetarian, workaholic, dan lainnya. Tetapi ada juga sebagian besar juga dapat membuat masyarakat yang terjerumus kedalam gaya hidup yang tidak baik yang tentu tidak sesuai dengan kepribadian bangsa seperti narkoba dan pergaulan bebas.
4. Emansipasi wanita
Salah satu bentuk perubahan budaya budaya yang terjadi di masyarakat adalah emansipasi wanita, artinya wanita memiliki derajat yang sama dengan pria. Dulu kita jarang sekali melihat wanita yang menjadi pimpinan, bahkan ada kalimat orang tua yang menyatakan bahwa kehidupan wanita adalah disekitar dapur, sumur, dan kasur. Saat ini tentu berbeda, banyak wanita yang menjabat peran penting dinegeri ini seperti anggota parlemen, pimpinan perusahaan, dll.
5. Masyarakat semakin kritis
Perkembangan informasi dan komunikasi membuat akses terhadap informasi semakin mudah. Informasi tersebut bisa didapatkan dari berbagai media komunikasi, seperti koran, televisi, internet, dll. Hal tersebut membuat masyarakat kita semakin cerdas dan kritis, contohnya adalah masyarakat selalu mengomentari kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk negeri ini, terlebih jika kebijakan tersebut tidak populis dimata rakyat.
6. Tergerusnya kebudayaan
Tidak sedikit budaya barat yang masuk ke negara lain, contohnya adalah perayaan hati valentine dan halloween. Meskipun kedua budaya tersebut bukan budaya asli lokal, akan tetapi tidak sedikit masyarakat lokal yang melestarikan budaya tersebut. Banyak masyarakat yang menyatakan bahwa budaya asing jauh lebih menarik ketimbang budaya kita sendiri, hal ini yang menyebabkan ketertarikan kepada budaya lokal semakin menurun.
7. Penggunaan bahasa daerah semakin jarang
Contoh perubahan budaya budaya lainnya adalah penggunaan bahasa daerah yang sudah semakin jarang. Kita tahu bersama, ada banyak bahasa daerah di penjuru dunia ini. Akan tetapi saat ini banyak masyarakat lokal yang cenderung menggunakan bahasa nasional. Hal ini bukan tanpa alasan, karena bahasa nasional lebih dimengerti oleh semua orang sedangkan bahasa daerah hanya dimengerti oleh masyarakat daerah tertentu saja. Bahasa internasional juga merebak karena masuknya teknologi dalam masyarakat.

2.8 Kaitan Manusia dan Kebudayaan

   Manusia dan kebudayaan merupakan dua hal yang sangat erat terkait satu sama lain. Dimana manusia memegang peranan yang unik dan dapat di pandang dari banyak segi. Sedangkan kebudayaan lebih dekat kepada karya seni adat istiadat yang tumbuh dari suatu kumpulan masyarakat.
   Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan merupakan obyek yang di laksanakan oleh manusia. Menurut saya jika dilihat dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat yang dinyatakan sebagai dialektis, maksudnya saling terkait satu sama lain, seperti masyarakat yaitu orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan tidak ada masyarakat yang tidak memilikikebudayaan dan begitu pun sebalik nya. Tidak ada kebudayaan tanpa masyarakat. Contohnya seperti masyarakat dari desa biasanya hanya meniru atau mengikuti budaya yang di lakukan masyarakat dari kota tanpa memikirkan sisi positif dan negatifnya, mereka hanya berfikir bahwa budaya kota itu lebih maju dan harus mereka jadikan contoh.
  Lantas seperti apakah akibat yang akan terjadi jika masyarakat dari desa selalu mengikuti kebudayaan yang ada di kota? akibatnya tidak sedikit dari masyarakat desa justru menirukan hal-hal buruk saja, hal ini selalu terjadi karna faktor cara berfikir masyarakat cendrung menirukan, hal ini lah yang terkadang dapat menimbulkan konflik pada masyarakat luas karena adanya perbedaan pandangan kebudayaan. Akan tetapi, seiring dengan perubahan zaman yang semakin maju perbedaan pandangan tentang kebudayaan ini mulai surut. Hal ini di sebabkan karena mereka ingin budaya yang mereka miliki dapat di satukan nantinya.
   Memang hubungan manusia dan kebudayaan itu sangat sulit untuk dilepaskan karena fungsi kebudayaan dan manusia itu sangat diperlukan untuk mengatur hubungan antar manusia dalam mewujudkan tingkah lakunya.

DAFTAR PUSTAKA

1. Muhammad Syukri Albani Nasution, dkk. 2015, Ilmu Sosial Budaya Dasar , Jakarta , PT RajaGrafindo Persada
2. http://herliati-azizah.blogspot.com/2017/06/ilmu-budaya-dasar-sebagai-salah-satu.html
3. https://id.wikipedia.org/wiki/Manusia